Media Akuatika: Jurnal Ilmiah Jurusan Budidaya Perairan
Vol 3, No 4: Oktober

Pengaruh Kepadatan yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Teripang Pasir (Holothuria scabra)

Rizal, Achmad (Unknown)
Yusnaini, . (Unknown)
Muskita, Wellem H. (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2018

Abstract

Teripang pasir (Holothuria scabra) merupakan salah satu komoditi perikanan penting di Indonesia sudah sejak lama. Tingginya permintaan pasar akan teripang tentunya masih cenderung mengandalkan stok dari alam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah padat penebaran yang berbeda terhadap pertumbuhan teripang pasir. Penelitian ini dilakukan selama 45 hari di perairan Desa Tanjung Tiram, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Bibit teripang pasir diperoleh dari perairan yang ada disekitar lokasi penelitian. Rancangan percobaan penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 ulangan diantaranya (perlakuan A 30 ekor/ m2), (perlakuan B 45 ekor/ m2), dan (perlakuan C 60 ekor/ m2). Wadah yang digunakan pada penelitian adalah kurungan dasar yang terbuat dari pipa paralon dengan ukuran 1x1x1 m.Parameter yang diamati pertumbuhan mutlak (PM), laju pertumbuhan spesifik (LPS) dan tingkat kelangsungan hidup (TKH).Hasil kepadatan teripang pasir berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik dan tingkat kelangsungan hidup. PM tertinggi didapat pada teripang pasir dengan kepadatan 30 ekor/ m2 sebesar 44,6 g, dan diikuti oleh kepadatan teripang pasir 45 ekor/ m2 sebesar 1, 82 g dan PM terendah didapat pada teripang pasir dengan kepadatan 60 ekor/ m2 sebesar 1,02 g. LPS tertinggi didapat pada teripang pasir dengan kepadatan 30 ekor/ m2 sebesar 0,61%, dan ikuti oleh kepadatan teripang pasir 45 ekor/ m2 sebesar 0,25% dan LPS terendah didapat pada teripang pasir 60 ekor/m2 sebesar 0,14%. TKH tertinggi didapat pada teripang pasir dengan kepadatan 30 ekor/m2 sebesar 62,22%, diikuti oleh TKH teripang pasir dengan kepadatan 45 ekor/m2 sebesar 50,37% dan TKH terendah didapat pada teripang pasir dengan kepadatan 60 ekor/m2 sebesar 37,78%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepadatan teripang pasir 30 ekor/m2 menghasilkan pertumbuhan tertinggi.Kata Kunci: Teripang Pasir (Holotuhuria scabra), Padat Penebaran, Pertumbuhan Mutlak, Laju Pertumbuhan Spesifik, Tingkat Kelengsungan Hidup.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

JMA

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Media Akuatika : Jurnal Ilmiah Jurusan Budidaya Perairan fokus dalam lingkup budidaya perairan meliputi perikanan air tawar, air payau dan air laut yang mencakup beberapa kajian, antara lain: 1. Nutrisi dan pakan ikan 2. Manajemen kesehatan ikan 3. Identifikasi parasit dan penyakit ikan 4. Teknologi ...