Global Health Science (GHS)
Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018

PENGARUH PEMBERIAN PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN MOTORIK KASAR DAN MOTORIK HALUS PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI PUSKESMAS LISU KECAMATAN TANETE RIAJA KABUPATEN BARRU

Muhammad Awal (Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Kemenkes Makassar)
Suharto Suharto (Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Kemenkes Makassar)
St. Muthiah (Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Kemenkes Makassar)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2018

Abstract

Pembentukan kualitas SDM yang optimal, baik sehat secara fisik maupun psikologis sangat bergantung dari proses tumbuh dan kembang pada usia dini. Anak yang sehat akan menunjukkan tumbuh kembang yang optimal apabila diberikan lingkungan bio–fisiko-psikososial yang adekuat, namun sebagian besar masyarakat belum memahami hal ini terutama mereka yang mempunyai tingkat pendidikan dan sosial ekonomi yang relatif rendah (Nursalam, 2005). Masyarakat pada umumnya beranggapan bahwa pertumbuhan dan perkembangan mempunyai pengertian sama, tetapi sebenarnya berbeda. Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran fisik sedangkan perkembangan adalah bertambahnya kemampuan struktur tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pijat bayi terhadap perkembangan motorik kasar dan motorik halus bayi usia 6-12 bulan di Puskesmas Lisu Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru 2010. Jenis penelitian ini adalah Quasy Eksprimen. Pengumpulan data dilakukan secara tes pendahuluan (pre test) dan setelah perlakuan (post test) dengan desain penelitian pre test – post test One Group. Populasi penelitian adalah semua bayi yang datang di Puskesmas Lisu Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru. Sebanyak 43 orang dan diperoleh sampel secara purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 20 orang. Hasil penelitian berdasarkan uji wilcoxon sebelum dan sesudah pemberian pijat bayi untuk kemampuan mengontrol kordinasi jari tangan, lengan, badan dan tungkai menunjukkan perbedaan yang signifikan. Pemberian pemijatan berpengaruh pada perkembangan kemampuan motorik kasar dan motorik halus pada bayi usia 6 -12 bulan. Maka seyogyanya perlu diberikan penyuluhan dan pelatihan mengenai manfaat pijat bayi terhadap orang tuanya, calon ibu dan petugas kesehatan agar setiap bayi dapat memperoleh pertumbuhan yang optimal. Kata Kunci: Pijat bayi, Perkembangan, Motorik kasar, Motorik halus.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

GHS

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Global Health Science (GHS) adalah jurnal ilmiah yang memublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang kesehatan meliuti: kesehatan masyarakat, kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, kebidanan, teknologi kesehatan, epidemiologi, informatika kesehatan, administrasi dan kebijakan ...