Kalangwan: Jurnal Pendidikan Agama, Bahasa dan Sastra
Vol 8, No 1 (2018)

STRUKTUR FORMA GEGURITAN SUDDHAMALA

Herawan, Kadek Dedy (Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar)
Sudarsana, I Ketut (Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar)



Article Info

Publish Date
23 Mar 2018

Abstract

Struktur forma Geguritan Suddhamala terdiri dari : kode bahasa dan sastra yaitu geguritan ini ini yakni menggunakan 182 bait (pada) pupuh dan terdiri atas 22 bait Pupuh Sinom, 46 bait Pupuh Ginada, 51 bait Pupuh Durma, 18 bait Pupuh Semarandana, 30 bait Pupuh Pangkur dan 15 bait Pupuh Dangdang Gula.Ragam bahasa yang digunakan dalam geguritan Suddhamala ini menggunakan Bahasa Bali Alus, Bahasa Bali Madya, dan Bahasa Bali Kasar. Gaya bahasa yang digunakan dalam geguritan Suddhamala menggunakan majas litotes, perumpamaan, antitesis, pleonasme, hiperbola dan antonomasia. Geguritan Suddhamala memiliki tema mayor yaitu ajaran penyucian, kemudian tema minornya adalah pendidikan karakter. Pesan moral atau amanat yang terdapat dalam Geguritan Suddhamala adalah sebagai manusia hendaknya selalu berbhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbuat baik, hormat kepada semua orang, bersyukur serta menjalankan ajaran dharma untuk bisa menyucikan/menyadarkan diri sendiri atau orang lain.Kata Kunci : Struktur, Geguritan Suddhamala.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

Kalangwan

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Kalangwan, Jurnal Pendidikan Agama, Bahasa dan Sastra yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Agama Fakultas Dharma Acarya IHDN Denpasar memiliki misi menghidupkan dan mengoptimalkan kesadaran keindahan ilmu pengetahuan yang ada dalam diri setiap orang. Maka dengan kesadaran ...