PenelitianĀ ini bertujuan untuk mencari, merekonstruksi, dan mengklasifikasi permainan tradisional yang ada di Kabupaten BeluĀ sesuai dengan nilai budaya masyarakat, dan untuk menganalisis permainan tradisional sebagai sarana stimulan aspek Perkembangan Motorik Anak. Permainan tradisional yang sekarang ini sering dimainkan oleh anak-anak di perkotaan lebih cenderung mengasah kemampuan otak daripada kemampuan otot, oleh karena itu kepada para orang tua yang tinggal di perkotaan disarankan lebih memperkenalkan pada anak-anak mengenai jenis-jenis permainan yang lebih melatih kekuatan otot-otot mereka dan permainan tradisional dapat menjadi salah satu solusinya. Permainan tradisional pun perlahan namun pasti mulai ditinggalkan. Beragam permainan tradisional secara langsung dapat memberikan kontribusi kepada anak-anak diantaranya berupa: 1) pembentukan fisik yang sehat, bugar, tangguh, unggul dan berdaya saing; 2) pembentukan mental meliputi: sportivitas, toleran, disiplin, dan demokratis; 3) Pembentukan moral menjadi lebih tanggap, peka, jujur, dan tulus; 4) pembentukan kemampuan sosial, yaitu mampu bersaing, bekerjasama, disiplin, bersahabat, dan berkebangsaan.
Copyrights © 2019