Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena perkembangan penyesuaian diri mahasiswa. FKIP Universitas Galuhmasih yang kurang mampu melakukan respon secara matang yang berkenaan dengan masalah fisik, intelektual, emosional, sosial, dan moral-agama. Fenomena seperti ini bila dibiarkan akan mempengaruhi perkembangan kepribadian mahasiswa yang diprediksi berpengaruh pada kinerja sebagai pendidik profesional. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah dihasilkannya model bimbingan dan konseling kecakapan hidup yang efektif untuk mengembangkan penyesuaian diri mahasiswa. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan rancangan penelitiannonequivalent pre-tes and post-testcontrol group design. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa (1) profil penyesuaian diri mahasiswa secara umum tergolong cukup mampu menyesuaikan diri. (2) model bimbingan dan konseling kecakapan hidup untuk mengembangkan penyesuaian diri mahasiswa secara struktur meliputi: kerangka kerja konseptual model, dan panduan operasional pelaksanaan model. (3)terdapat perbedaan yang signifikan tentang gambaran atau profil penyesuaian diri mahasiswa antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen setelah menggunakan model bimbingan dan konseling kecakapan hidup, (4) model bimbingan dan konseling kecakapan hidup berdasarkan uji empirik efektif untuk pengembangan penyesuaian diri mahasiswa FKIP Universitas Galuh 2012/2013.Kata Kunci: Penyesuaian diri, inventori penyesuaian diri mahasiswa, Model Bimbingan dan Konseling Kecakapan Hidup ABSTRACT This study was based on the fact that some students of Galuh University Education Faculty were unable to self-adjust to physical, intellectual, emotional, social, moral, and religious issues. When unsolved, they would have negative effects on personal development of the students and their future professional performance. The study aimed at developing an effective guidance and counseling model of life skills in order to improve the students’ selfadjustment. Research method in use was quasy experiment with a non-equivalent pre-tes and post-testcontrol group design. The findings show that (1) the students were fairly able to self-adjust, (2) the guidance and counseling model of life skills to structurally develop the students’ aself-adjustment include conceptual framework, and operating matual, (3) there was a significant difference of experimental and control groups in self-adjustment profile at the aftermat of the model application, and (4) based on an empirical test, the model was effective to develop the self-adjustment of Galuh University students in 2012/2013.Keywoords: Self-adjustment, Student self-adjustment inventory, Life skills guidance and counseling model
Copyrights © 2015