Latar Belakang: Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit yang menimbulkan berbagai komplikasi salah satunya adalah kerusakan neuropati yang berupa hilangnya sensitivitas kaki. Salah satu terapi non farmakologi untuk mengatasi hilangnya sensitivitas kaki adalah senam kaki diabetes yang bertujuan untuk melancarkan peredaran darah. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh senam kaki diabetes menggunakan koran terhadap sensitivitas kaki klien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif melalui pendekatan Pre – Eksperimental dengan rancangan One group pretest and postest. Penelitian ini dilaksanakan pada 1juli sampai dengan 16 Agustus 2020 di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Sampel pada penelitian menggunakan metode Non probability sampling yaitu sebanyak 45 responden dengan instrumen penelitian berupa pengukuran dengan benang monofilament test. Hasil : penelitian ini menunjukkan bahwa rata – rata skor tingkat sensitivitas kaki sebelum dilakukan senam kaki diabetes adalah 3,44 dan rata – rata skor tingkat sensitivitas kaki setelah dilakukan senam kaki diabetes adalah 4,56. Analisa menggunakan Uji Wilcoxon menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara senam kaki diabetes menggunkan koran terhadap tingkat sensitivitas kaki klien diabetes melitus tipe 2 (p = 0,000). Saran: Diharapkan kepada Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Muhammdiyah Palembang sebaiknya dapat memberikan terapi non farmakologi seperti senam kaki untuk meningkatkan sensitivitas kakiklien diabetes melitus tipe 2. Kata Kunci : Diabetes Melitus Tipe 2, Sensitivitas Kaki, Senam Kaki Diabetes
Copyrights © 2021