Penelitian ini fokus pada perilaku jurnalistik profetik wartawan siber di Kota Bandung. Menggunakan metode kualitatif, perilaku jurnalistik dibedah melalui tiga sisi yang menjadi pilar profetik, yakni humanisasi, liberasi, dan transendensi. Hasilnya diketahui bahwa pada perilaku jurnalistik, pilar profetik terwujud dalamnilai-nilai kemanusiaan yang universal, kedisiplinan tabayyun, dan kesalehan. Namun, dari penelitian didapati fakta bahwa hal itu ternyata masih belumdilakukan para jurnalis secara konsisten karena belum maksimalnya faktor-faktor pendukung, mulai dari regulasi, pembinaan dan pengawasan dari pemerintah dan lembaga-lembaga terkait, serta peran perusahaan pers itu sendiri, baik dari sisi kebijakan redaksional maupun kemampuan dalam memberikan gaji yang ideal. Inilah yang membuat para jurnalis belum sepenuhnya dapat menjalankan peran mereka sebagai pilar penegak masyarakat madani.
Copyrights © 2019