Jurnal Agroforestri Indonesia
Vol 4, No 2 (2021): JURNAL AGROFORESTRI INDONESIA

KESESUAIAN LAHAN JENIS-JENIS TANAMAN UNTUK PEMBANGUNAN AGROFORESTRI PADA LAHAN BEKAS PERKEBUNAN TEH DI DESA CUKANGKAWUNG, KABUPATEN TASIKMALAYA

Wuri Handayani (BPPTA)
Aditya Hani (BPPTA)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2021

Abstract

Lahan bekas perkebunan teh biasanya memiliki tanah yang bersifat masam dan miskin hara. Lahan bekas perkebunan teh Desa Cukangkawung berada pada ketinggian dan kemiringan lereng yang relatif curam, serta curah hujan yang cukup tinggi. Oleh karena itu alih penggunaan lahan menjadi hutan rakyat agroforestry merupakan pilihan yang tepat untuk usaha tani yang berkelanjutan. Agroforestri memiliki manfaat yang cukup banyak, antara lain meningkatkan kesuburan tanah, menyediakan jasa lingkungan dan pendapatan bagi masyarakat. Untuk optimalisasi manfaat dan produktivitas lahan, maka perlu dipilih jenis-jenis tanaman yang sesuai dengan karakteristik lahannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian lahan dan mengetahui jenis-jenis tanaman yang dapat dipilih serta aplikasi pengelolaan lahan yang diperlukan. Metode penelitian dilakukan dengan cara mencocokan karakteristik lahan dan kriteria persyaratan tumbuh tanaman. Karakteristik lahan diketahui dengan pengambilan sampel tanah dan analisis laboratorium. Lahan bekas perkebunan teh yang akan dialih guna menjadi lahan agroforestri memiliki pH tanah masam dan kesuburan tanah rendah. Kesesuaian lahan agroforestri termasuk kategori sesuai marjinal (S3), dengan faktor pembatas pH, unsur P dan K, kemiringan lereng, bahaya erosi, curah hujan dan temperatur. Meski memerlukan aplikasi pengelolaan lahan yang cukup berat untuk mengatasi faktor pembatas, cukup banyak jenis-jenis yang dapat dipilih, yaitu jenis tanaman pangan, sayuran, tanaman obat/rempah, buah-buahan, tanaman perkebunan, dan penguat teras.  

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

JAI

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agroforestri Indonesia memuat karya tulis ilmiah (KTI) yang berasal dari penelitian, pengembangan, dan kajian bidang agroforestri, maupun bidang kehutanan - pertanian yang terkait. Jurnal Agroforestri Indonesia direncanakan terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan Juli dan ...