Tari Ello-Elloq lahir dari adat istiadat Kayu Angin yang memiliki sejarah panjang, sejak masa Pongka Padang hingga masa kini. Sebagaimana tari pada umumnya, Tari Ello-Elloq terdiri dari beberapa unsur yang memiliki makna simbolik. Makna simbolik itulah yang menjadi tujuan kajian ini, yaitu menguraikan dan menjelaskan makna-makna simbolik yang terdapat dalam Tari Ello-Elloq di Kayu Angin, Majene Mandar, baik yang berhubungan dengan gerakan tarinya maupun yang tidak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah dengan langkah-langkah: melalui proses heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil kajian menunjukkan bahwa tari Ello-Elloq memiliki makna-makna simbolik baik dari proses sejarah terciptanya, dalam unsur-unsur tarinya, terkhusus makna simbolik gerakan-gerakan tarinya. Makna simbolik yang dimaksud adalah makna atau nilai budaya yang terdapat pada propertinya, busana atau pakaiannya, pelaku dan penarinya, pengiringnya. Sementara makna simbolik dalam unsur gerakannya terdapat dalam gerakan mattedong-tedong, gerakan ello-elloq, dan gerakan pepio. Termasuk makna simbolik di luar gerakan utamanya (gerakan turunan). Walaupun tidak dapat dipungkiri, bahwa Tari Ello-Elloq juga memiliki gerakan murni dan gerakan maknawi.
Copyrights © 2021