Setiaplaboratoriumharusmemberikanhasil yang teliti, cepat dan tepat.Dari total kesalahanlaboratorium 61% merupakankontribusidarikesalahanpraanalitik, kesalahananalitik 25%, dan kesalahanpascaanalitik 14%. PraAnalitik merupakantahappersiapanawal, tahapini sangat menentukankualitassampel yang akandihasilkan dan proses kerjaselanjutnya. Ada duakelompokpraanalitikyaitupraanalitikekstralaboratorium dan praanalitik intra laboratorium. Proses praanalitikmeliputipersiapanpasien, cara dan waktupengambilansampel, pengirimansampelkelaboratorium, penanganan, perlakuanterhadap proses persiapansampelsampaiselesaidikerjakan.Kondisi serum lipemikdapatmenggangguhasilpemeriksaankimiadarah ,kususnyapemeriksaanGlukosa , SGOT dan SGPT.Dilakukanpreparasisampellipemiksebelumpemeriksan parameter tersebut. PreparasiberupapresipitasimenggunakanPoliethilenGlikol( PEG).6000 8% SupernatandigunakanuntukpemeriksaanGlukosa dan SGOT ,SGPT. TujuandaripenelitianiniadalahuntukmengetahuipengaruhpresipitasimenggunakanPoliethylenGlikol pada serum LipemikterhadaphasilpemeriksaanGlukosa, SGOT dan SGPT. Penelitiandilakukan di Laboratorium Kimia KlinikJurusan Analis Kesehatan, sampellipemikdiperiksasebelum dan sesudahpresipitasimenggunakan (PEG) 6000 8% sejumlah 30 kali pengulangan.Hasilsebelum dan sesudahpresipitasi di analisamenggunakan Independent Sampel T test.diperoleh p value sebesar 0,000 berartiadaperbedaansebelum dan setelahpresipitasidengan PEG 6000.8%.
Copyrights © 2021