Media Farmasi
Vol 17, No 2 (2021): Media Farmasi

Pengaruh Pemberian Sabun Cair Pembersih Kewanitaan Ekstrak Daun Iler (Coleus scutellariodes L.) Terhadap Pertumbuhan Candida albicans

Jumain Jumain (Politeknik Kesehatan Makassar)
Asmawati Asmawati (Poltekkes Kemenkes Makassar)



Article Info

Publish Date
25 Oct 2021

Abstract

Leucorrhoea is one of the many disorders of the reproductive organs in women caused by a fungus which is characterized by excessive discharge of fluid in the female organs, causing an unpleasant odor. The fungus Candida albicans is a normal flora found in the female genitalia that causes vaginal discharge. Iler leaves (Coleus scutellariodes L) contain active components, including: flavonoids, tannins, triterpenoids, steroids and volatile oils that have antimicrobial properties. The purpose of this study was to determine the effect of giving female cleansing liquid soap containing slobber leaf extract on the growth of the fungus Candida albicans and to determine the optimal concentration that can inhibit / kill the growth of the fungus Candida albicans. The type of research carried out was a laboratory experiment. , the material used as the active substance is slobber leaves then extracted by maceration using a liquid extract, namely 96% v/v alcohol, the liquid extract obtained was stiffened by evaporation to obtain a thick extract. The active substance of slobber leaf extract is used in the manufacture of liquid soap for feminine hygiene with varying levels of 1%, 2%, and 4%. The feminine cleansing soap that has been made is then tested for the quality of the preparations, including pH and organoleptic testing, while testing its antifungal power against the growth of the fungus Candida albicans using the disk diffusion method (Test Kirby and Bauer). Based on the results of the study, it was shown that female cleansing liquid soap containing the active substance of Iler leaf extract at a concentration of 4% could inhibit/kill the growth of the Candida albicans fungus optimally when compared to concentrations of 1% and 2%, but the effect was still lower than of  positive control ( p<0.05). Keputihan adalah  satu dari sekian banyak gangguan pada  organ reproduksi pada wanita diakibatkan  oleh jamur seperi Candida albicans. Daun Iler (Coleus scutellariodes L) mengandung komponen zat aktif antara lain flavonoid, tanninum, triterpenoide, steroida dan minyak-minyak menguap yang berkhasiat sebagai antimikroba. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian sabun cair pembersih kewanitaan yang mengandung Ekstrak Daun Iler terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans dan untuk mengetahui konsentrasi optimal yang dapat menghambat / membunuh pertumbuhan jamur Candida albicans. Adapun jenis penelitian yang dilakukan ini adalah eksperimen laboratorium, bahan yang digunakan sebagai bahan uji adalah Daun Iler yang diekstraksi secara  maserasi menggunakan alkohol 96% v/v, ekstrak cair  yang diperoleh dilakukan penguapan hingga diperoleh ekstrak kental. Zat aktif Ekstrak Daun Iler digunakan dalam pembuatan sabun cair pembersih kewanitaan dengan variasi kadar yaitu 1%, 2%, dan 4%. Sabun pembersih kewanitaan yang sudah dibuat kemudian dilakukan pengujian kualitas sediaan antara lain pengujian pH, dan organoleptis sedangkan pada pengujian daya antijamurnya terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans dengan memakai  metode disk diffusion (Test Kirby dan Bauer). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun cair pembersih kewanitaan yang mengandung zat aktif Ekstrak Daun Iler konsentrasi 4% dapat menghambat/membunuh pertumbuhan jamur Candida albicans secara optimal jika dibandingkan dengan konsentrasi 1 % dan 2% , tetapi efeknya masih lebih rendah dibanding dengan  sebagai kontrol positif (p<0,05).Kata kunci : Sediaan, Sabun Cair, Ekstrak, Daun Iler dan Candida albicans

Copyrights © 2021