Berdasarkan hasil belajar siswa pada pelajaran PJOK Materi menggiring bola menunjukkan bahwa pembelajaran kurang berhasil. Pada hal menurut informasi guru tersebut dalam pembelajaran sehari-hari sudah dijelaskan secara lisan, sudah diberi contoh-contoh, dan bahkan sudah diberai soal-soal latihan dan memberi kesempatan pada siswa untuk bertanya, namun mereka tak memanfaatkan kesempatan tersebut. Rumsan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana menggunakan strategi pembelajaran inklusif untuk meningkatkan keterampilan mengiring bola dengan kaki bagian luar pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Tongkuno Selatan ? Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mengiring bola dengan kaki bagian luar pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Tongkuno Selatan dengan menggunakan strategi pembelajaran inklusif. Lokasi penelitian ini di SD Negeri 2 Tongkuno Selatan dengan Jumlah siswa 20 Orang, 12 orang laki-laki dan perempuan 8 orang. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi tindakan, dan hasil evaluasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilakukan berdasar tahapan: (1) menyusun rencana kegiatan, (2) melaksanakan tindakan,(3) observasi, dan (4) analisis yang dilanjutkan dengan refleksi. Hasil pada observasi siklus I yakni, (1) gerakan posisi badan rata-rata kemampuan siswa mencapai 60,5 %, (2) gerakan posisi kedua kaki rata-rata kemampuan siswa mencapai 47,5%, (3) perkenaan bola pada kaki rata-rata kemampuan siswa mencapai 47,5%, dan aspek (4) arah bola/sasaran bola mencapai 67%. Sehingga rata-rata kemampuan siswa mengiring bola dengan menggunakan kaki bagian luar pada observasi awal mencapai 66,15% dengan kategoti cukup tepat.Hasil pada kegiatan siklus II mencapai 75,25%, aspek (2) gerakan posisi kedua -rata kemampuan siswa mencapai 75%, aspek (3) perkenaan bola pada kaki II mencapai 75,05%, dan aspek (4) arah bola/sasaran bola mencapai 75,15%.
Copyrights © 2017