Abstrak: Hubungan Antara Riwayat Stimulasi Motorik Kasar Dengan Emosi Anak. Perkembangan motorik kasar anak bermasalah, anak menjadi tidak nyaman dengan tubuhnya, hal ini akan menyebabkan anak mudah resah, cemas, dan marah. Tujuan dari penelitian ini mengetahui hubungkan antara riwayat stimulasi motorik kasar dengan emosi anak. Penelitian ini menggunakan tehnik studi literatur dengan menganalisa 25 jurnal yang berkaitan dengan stimulasi motoric kasar dan emosi pada anak. Jenis penelitian yang banyak digunakan adalah kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah antara 14 s/d 135 sampel. Dengan tehnik pengambilan sampel yang mendominasi adalah total sampling. Analisis data yang terbanyak digunakan adalah uji chi square. Instrumen yang digunakan rata-rata adalah kuesioner. Waktu penelitian ini adalah Maret s/d Agustus 2020. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar anak di KB-RA Muslimat NU 16 Kota Malang yang memiliki perkembangan motorik kasar yang sesuai tahapan perkembangannya serta mendapatkan stimulasi yang baik dari orangtua mereka sebanyak (60,7%). dengan nilai p value 0,000 0,05. Mayoritas anak usia dini dalam hal kemampuan mengelola emosi diri berada tingkat pencapaian perkembangan dinilai BSH (Berkembang Sesuai Harapan) dengan rata-rata 24,2 pada satu kelas. Hal ini berarti terdapat hubungan antara riwayat stimulasi motorik kasar dengan emosi anak. Saran bagi peneliti selanjutnya dapat meneiliti tentang stimulasi motorik dengan emosi anak, dan penangan dini pada masalah kekurangan stimulasi.
Copyrights © 2021