Inovasi produksi mie basah dengan menambahkan tepung kacang hijau adalah cara untuk mengurangi konsumsi tepung di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keragaman inovasi kuliner terutama pada mie, untuk mengetahui formulasi mie basah dengan penambahan tepung kacang hijau. (MTKH), uji yang diterima konsumen, dan biaya produksi mie basah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental. Langkah pertama yang diambil adalah membuat perbandingan antara tepung terigu resep standar dengan tepung kacang hijau adalah 50% MTKH1: MTKH2 50% dan 70%: 30%. Tes pertama adalah tes organoleptik untuk panelis ahli sebanyak 15 orang di mana tes ini diperoleh dari sampel MTKH2 sampel yang terbaik dengan peringkat rata-rata 4,04 sedangkan MTKH1 mendapatkan nilai sampel 3,36. Setelah mendapatkan langkah terbaik berikutnya adalah tes yang diterima konsumen. Tes penerimaan konsumen ini melibatkan sebanyak 100 panelis, dengan skor 2078, kemudian mie basah tepung kacang hijau diterima oleh konsumen, diwakili oleh 100 responden.
Copyrights © 2017