Pendidikan Multikultural sangat membantu siswa untuk mengakui ketepatan dari pandangan-pandangan budaya yang beragam, membantu siswa dalam mengembangkan kebanggaan terhadap warisan budaya mereka, dan menyadarkan siswa bahwa konflik nilai sering menjadi penyebab konflik antar kelompok masyarakat. Dimana didalamnya terdapat berbagai perbedaan budaya, ras, agama, jenis kelamin suku, bahasa dan lainnya Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan sosial yang sering terjadi akibat perbedaan kultur antar santri, baik dari segi etnis, suku dan budaya. Maka dari itu pendidikan multikulturalisme di pondok pesantren mambau ma'arif yang berada di kabupaten Jombang mampu memberikan dan mengadakan pendididikan multikulturalisme didalamnya yang tidak membedakan antara yang satu dengan yang lain. Dengan tujuan untuk membangun sikap perdamaian antara yang satu dengan yang lainnya. Dan untuk saling mengenal berbagai budaya dari masing-masing individu, juga terciptanya suatu komunikasi yang baik antara yang satu dengan yang lainnya. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode penelitian historis dan melalui wawancara dari beberapa santri di mambaul ma'arif. Langkat. Hasil atau temuan penelitiannya adalah bahwa pesantren mambaul ma'arif ini telah menjalankan suatu proses pendidikan multikultural tersebut. Bahkan pendidikan multikultural ini telah masuk didalam kurikulum pondok pesantren secara tersirat. Yang didalamnya tidak membeda-bedakan antara santri yang satu dengan santri yang lainnya dengan berbagai budaya yang dimilikinya.
Copyrights © 2021