Jurnal Prakarsa Paedagogia
Vol 3, No 2 (2020): Desember 2020

Penerapan Unggah-Ungguh Bahasa Jawa Sesuai Dengan Konteks Tingkat Tutur Budaya Jawa

Puji Arfianingrum (SMK Assa`idiyyah 2 Kudus)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2020

Abstract

Bahasa Jawa memiliki unggah-ungguh atau tingkat tutur sebagai ciri khas yang membedakan bahasa Jawa dengan bahasa daerah lain. Unggah - ungguh bahasa Jawa merupakan kaidah yang ada pada masyarakat Jawa dalam bertutur kata atau bertingkah laku dengan memperhatikan penutur dan lawan tutur serta melihat situasi dengan tujuan menjaga kesopansantunan untuk saling menghormati serta menghargai orang lain. Sebagaimana kita ketahui bahwa dalam susunan tata bahasa Jawa yang dikenal dengan strata penggunaan bahasa atau unggah ungguh basa. Secara garis besar susunan tata bahasa Jawa (tingkat tutur) terbagi menjadi dua, yaitu Ngoko dan Krama. Ngoko terbagi menjadi dua yaitu Ngoko Lugu dan Ngoko Alus, sedangkan Krama juga terbagi menjadi dua yaitu Krama Lugu dan Krama Alus. Budaya Jawa dalam era globalisasi semakin berkurang, dibandingkan dengan budaya barat atau budaya K-Pop dari korea. Hal ini dipengaruhi oleh kemajuan teknologi komunikasi terutama tayangan televisi yang lebih banyak menayangkan budaya metropolitan dan juga budaya global. Dikhawatirkan, budaya yang dikenal adiluhung akan hilang diterjang zaman. Orang Jawa sebagai pendukungnya tidak lagi peduli pada budaya warisan leluhurnya. Akibatnya banyak anak muda yang mulai kehilangan pengetahuannya tentang budaya Jawa. Hal ini menyebabkan keberadaan budaya Jawa semakin terancam dan semakin jauh dari anak muda sebagai generasi penerus bangsa. Budaya Jawa perlu diterapkan dan dikenalkan kepada anak-anak sejak dini terutama anak zaman sekarang, untuk menghindari hilangnya budaya yang semakin terkikis dengan adanya globalisasi. Tindak laku berbahasa dalam budaya Jawa disebut sebagai unggah-ungguh basa. Pentingnya penerapan Unggah-Ungguh bahasa Jawa dalam bermasyarakat khususnya masyarakat Jawa di daerah sekitar Jawa Tengah, Yogyakarta dan sekitarnya. Unggah-ungguh bahasa Jawa memberikan pembeda dalam berinteraksi dengan orang sebaya atau sederajat, dengan orang yang lebih tua, atau lebih tinggi status sosialnya.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

JKP

Publisher

Subject

Education

Description

iterbitkan sebagai media publikasi dan desiminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Pendidikan baik dari Mahasiswa dan Dosen untuk memperkaya khasanah keilmuan pendidikan menuju tercapainya generasi emas ...