Jagung merupakan salah satu bahan pangan utama sesudah padi serta menjadi salah satu komoditas yang terus alami kenaikan permintaan bersamaan dengan berkembangnya industri pengolahan jagung serta pakan ternak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan varietas jagung pipil terbaik berdasarkan karakteristik fisiologi pada pola tanamn tumpang sari. Percobaan dilakukan di lahan milik Peruri, yang beralamat di Jalan Raya Peruri, Pinayungan, Kec. Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Petak Terbagi (Splitplot Design). Penelitian ini terdiri dari 22 perlakuan monokultur jagung dengan 3 kali ulangan, 22 perlakuan tumpangsari sistem baris antara jagung-kedelai dengan 3 kali ulangan, 22 perlakuan tumpangsari sistem baris antara jagung-ubi dengan 3 kali ulangan, sehingga terdapat 66 unit percobaan. Terdapat pengaruh nyata pada semua parameter seperti, rendemen, hasil brangkasan, biomassa, bobot tongkol dengan kelobot dan bobot tongkol tanpa kelobot. Hasil teringgi 4271,73 g per plot dicapai oleh galur DR 11 x DR 16 pada sistem monokultur, sedangkan hasil terendah dicapai oleh tumpangsari jagung ubi dengan hasil 2170 g.
Copyrights © 2021