Mahasiswa keperawatan menghadapi perubahan adaptasi pembelajaran dari jenjang SMA ke perguruan tinggi, selain itu mahasiswa menjalani sistem pembelajaran jarak jauh dengan skema blended learning. Ketidakpastian akhir pandemi dan meningkatnya penggunaan pembelajaran online dapat berdampak negatif pada kesehatan mental siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran dari rumah: blended learning dengan emotional resiliencedan kemampuan manajemen belajar mahasiswa. Desain penelitian menggunakan studi cross sectional dengan total sampling sebanyak 120 mahasiswa tahun pertama Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jember yang bersedia. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner pelaksanaan learning from home, kuesioner emotional resilience remaja, dan kuesioner kemampuan manajemen belajar. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis korelasi Spearman. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pelaksanaan LFH dengan emotional resilience mahasiswa (0,004 0,005) dengan kekuatan hubungan sangat lemah (r = 0,224). Faktor-faktor lain berkontribusi dalam kondisi emotional resilience dan kemampuan manajemen belajar mahasiswa. Kondisi emotional resilience mahasiswa perlu menjadi perhatian bagi institusi di masa pandemi dan pelaksanaan learning from home
Copyrights © 2021