The Indonesian Journal of Health Science
Vol 12, No 1 (2020): The Indonesian Journal of Health Science

Pengaruh Status Kerja terhadap Tingkat Stress Belajar Mahasiswa Semester VIII

M. Hasan (Program Studi Ilmu Keperawatan STIKes Muhammadiyah Palembang, Jl. Jenderal Ahmad Yani, 13 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang, Sumatera Selatan)
Romiko Romiko (Program Studi Ilmu Keperawatan STIKes Muhammadiyah Palembang, Jl. Jenderal Ahmad Yani, 13 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang, Sumatera Selatan)
Efroliza Efroliza (Program Studi Ilmu Keperawatan STIKes Muhammadiyah Palembang, Jl. Jenderal Ahmad Yani, 13 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang, Sumatera Selatan)



Article Info

Publish Date
11 Jun 2020

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan:Proses belajar dan bekerja dalam waktu bersamaan dapat menimbulkan efek negatif karena prosedur perizinan untuk melanjutkan studi sulit di dapatkan calon mahasiswa dari tempat bekerja, tugas yang terlalu banyak, aturan yang membingungkan, tuntutan yang saling bertentangan, dan deadline tugas perkuliahan. National Center of Education Statistics (NCES) menemukan bahwa mahasiswa yang bekerja lebih dari 16 jam ke atas memiliki pengaruh terhadap prestasi yang lebih rendah dibanding yang tidak bekerja.Tujuan penelitianuntuk mengetahui adakah pengaruh status kerja terhadap tingkat stress belajar.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yaitu mencari pengaruh antara variabel status kerja dan tingkat stress, uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square dan instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diberikan pada mahasiswa semester VIII PSIK REG B di STIKes Muhammadiyah palembang. Hasil : Didapatkan data pada 64 mahasiswa semester VIII PSIK Reg B STIKes Muhammadiyah Palembang bahwa dari total 32 responden yang bekerja sebanyak 10 (31,3%) responden   mengalami stress ringan dan 22 (68,8%) responden mengalami stress berat, sedangkan dari total 32 responden yang tidak bekerja  21 (65,6%) responden mengalami stress ringan, dan 11(34,4%) responden mengalami stress berat. Simpulan dan Implikasi: Hasil uji statistik diperoleh p Value = 0,012 α≤0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara status kerja terhadap tingkat stress, OR = ,.238 yang berarti bahwa responden yang telah bekerja 0,238 kali berpeluang mengalami stress berat.Latar Belakang dan Tujuan:Proses belajar dan bekerja dalam waktu bersamaan dapat menimbulkan efek negatif karena prosedur perizinan untuk melanjutkan studi sulit di dapatkan calon mahasiswa dari tempat bekerja, tugas yang terlalu banyak, aturan yang membingungkan, tuntutan yang saling bertentangan, dan deadline tugas perkuliahan. National Center of Education Statistics (NCES) menemukan bahwa mahasiswa yang bekerja lebih dari 16 jam ke atas memiliki pengaruh terhadap prestasi yang lebih rendah dibanding yang tidak bekerja.Tujuan penelitianuntuk mengetahui adakah pengaruh status kerja terhadap tingkat stress belajar Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yaitu mencari pengaruh antara variabel status kerja dan tingkat stress, uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square dan instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diberikan pada mahasiswa semester VIII PSIK REG B di STIKes Muhammadiyah palembang. Hasil : Didapatkan data pada 64 mahasiswa semester VIII PSIK Reg B STIKes Muhammadiyah Palembang bahwa dari total 32 responden yang bekerja sebanyak 10 (31,3%) responden   mengalami stress ringan dan 22 (68,8%) responden mengalami stress berat, sedangkan dari total 32 responden yang tidak bekerja  21 (65,6%) responden mengalami stress ringan, dan 11(34,4%) responden mengalami stress berat.Simpulan dan Implikasi: Hasil uji statistik diperoleh p Value = 0,012 α≤0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara status kerja terhadap tingkat stress, OR = ,.238 yang bera Sitasi: Wisdayana A, Efroliza Apriany A. (2020). Hubungan pelaksanaan timbang terima dengan keselamatan pasien oleh perawat pelaksana. The Indonesian Journal of Health Science. 12(1), 83-90 Copyright: © 2020 Wisdayana et al. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License, which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original author and source are credited. Diterbitkan Oleh: Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah JemberISSN (Print): 2087-5053ISSN (Online): 2476-9614  rti bahwa responden yang telah bekerja 0,238 kali berpeluang mengalami stress berat.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

TIJHS

Publisher

Subject

Health Professions Neuroscience Nursing Public Health

Description

The Indonesian Journal of Health Science merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan dan diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Jember, dengan nomor p- ISSN: 2087-5053; e-ISSN: 2476-9614. Jurnal ini pertama kali terbit pada tahun ...