Pembinaan memiliki peran yang sangat penting terhadap narapidana atau WBP untuk mengembalikan para warga binaan pemasyarakatan menjadi manusia baru dengan output yaitu sebagai manusia yang baik. Pembinaan yang dilakukan bersifat material atau sprititual, tidak bisa berat sebelah tetapi kedua sifat tersebut harus dijalankan secara seimbang. Pembinaan dapat berjalan dengan baik, dipengaruhi oleh faktor bangunan dari lembaga pemasyarakatan atau rumah tahanan itu sendiri dilihat dari segi sarana dan prasarana serta letak bangunannya. Tujuan dari artikel ini untuk menganalisa, melihat serta menemukan solusi dari analisa bangunan Rumah Tahanan Negara Kelas I Tangerang dikarenakan letak Rumah Tahanan Negara Kelas I Tangerang jauh dari sarana emergency dan memiliki akses yang minim. Teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Dengan artikel ini diharapkan dapat ditemukan pemecahan masalah dan solusi dari ketidaksesuaian jarak antara Rumah Tahanan Negara Kelas I Tangerang dengan akses sarana emergency.
Copyrights © 2021