Manusia merupakan makhluk sosial yang melakukan aktivitas kelompok dan juga dapat diandalkan dengan manusia lainnya. Secara psikologis, fisik, atau biologis. Namun dikehidupan suatu kelompok sering terjadi adanya ketidaksesuaian satu sama lain dan cenderung berlawanan sehingga terkadang akibat ketidaksesuaian antara satu pihak dengan pihak lainnya menciptakan suatu permasalahan atau konflik. Hal ini juga berlaku di Lapas, munculnya konflik tidak memiliki dampak yang luar biasa jika dibiarkan. Dampak yang terjadi dapat berupa kerusuhan yang tentunya dapat merugikan semua pihak, baik materiil maupun dalam kehidupan dan keselamatan. Oleh karena itu, dalam upaya pencegahan potensi kerusuhan di Lapas, penelitian tentang penyebab kerusuhan di Lapas dilakukan dengan menggunakan variabel berupa kasus kerusuhan di beberapa tempat yang pernah terjadi sebelumnya sehingga dapat diidentifikasi lebih dalam. Metode yang digunakan adalah analisis diagram pareto, analisis tulang ikan, dan analisis 5W + 1H.
Copyrights © 2022