Penelitian ini dilaksanakan untuk menggambarkan implementasi pembinaan kepribadian pramuka yang ada di rumah tahanan negara kelas I Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi serta pengumpulan data. Dalam penggalian penelitian pelaksanaan pembinaan kepramukaan di rumah tahanan negara kelas I Surakarta terlaksana baik dengan manfaat yang berdampak pada narapidana dengan merujuk pada teori behavioristik. Pelaksanaan pembinaan kepramukaan belum dapat maksimal karena kendala yang dialami berupa kurangnya sarana prasarana penunjang kegiatan, pembina kepramukaan tidak memiliki skill yang terakreditasi, tabrakan jadwal dengan kegiatan lain sehingga pembinaan kepramukaan harus ditiadakan untuk beberapa situasi, serta perbedaan kemampuan dan pengetahuan narapidana terhadap kepramukaan. Dengan pemaksimalan pembinaan memberikan peningkatan moralitas narapidana yang dapat diterapkan dalam keseharian. Peningkatan moralitas tercermin dalam perilaku yang mengalami perubahan secara positif.
Copyrights © 2021