Background: Semakin tingginya tingkat persaingan dalam sektor industri makanan dan minuman perlu untuk direspon dengan baik oleh perusahaan agar tetap dapat bertahan dalam persaingan dengan melakukan strategi internal berupa meningkatkan kinerja karyawan. Pelatihan diketemukan merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan kinerja karyawan.Purpose: Tujuan utama penelitian ini untuk membangun model penelitian dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan dengan melibatkan motivasi kerja sebagai variabel intervening pengaruh efektivitas pelatihan terhadap kinerja karyawan.Design/methodology/approach: Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan perusahaan yang bergerak dalam sektor manufacture pembuatan bahan baku kaleng untuk makanan dan minuman dengan 276 orang karyawan, karakteristik populasi adalah karyawan tetap dan sudah melalui dua tahun masa kerja. Sampel yang diambil 127 orang karyawan dengan menggunakan metode purposive random sampling. Model Structural Equation Modeling (SEM) dipergunakan untuk menguji signifikansi statistik koefisien jalur terhadap tiga (3) hipotesis yang telah ditetapkan sebelumnya.Findings: Temuan hasil penelitian menjelaskan bahwa efektivitas pelatihan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Motivasi kerja mempunyai pengaruh positif dan signifkan terhadap kinerja karyawan. Efektivitas pelatihan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
Copyrights © 2021