Penelitian ini fokus terhadap kajian tentang “Resepsi QS.Al-Fatihah dalam Literatur keIslaman pada Abad Pertengahan”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya fenomena yang terjadi dimasyarakat yang masih kental dengan tradisi pembacaan surah al-Fatihah, diantaranya sebagai jimat, sebagai pengobatan seperti ruqyah, sebagai praktek ritual masyarakat seperti tahlilan, dsb. Fenomena-fenomena tersebut sudah menjadi sebuah tradisi yang umum dikalangan masyarakat. Namun, banyak orang yang belum mengetahui tentang tujuan-tujuan, dasar-dasar, dan sejarah awal mulanya praktek-praktek tersebut berasal. Oleh karena itu, dengan menggunakan teori informatif dan perfomatif yang digagas oleh Sam D. Gill maka penelitian ini bertujuan untuk mencari data-data darimana awal munculnya fenomena-fenomena tersebut direspon oleh masyarakat, dipahami dan diungkapkan serta berkembang dimasyarakat melalui literatur-literatur keIslaman pada masa abad pertengahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dari beberapa kitab resepsi yang ada, secara garis besar bisa diklasifikasikan menjadi dua jenis kitab. Hal ini dapat dilihat dari kitab yang berbicara mengenai makna-makna yang terkandung dalam al-Qur’an dan ini diwakili oleh kitab al-Qurthubi, kitab yang amalan-amalan di dalamnya memiliki manfaat duniawi, seperti pengobatan dan ini diwakili oleh kitab Al-Nawawi, Al-Ghazali, dan Al-Dairabi.
Copyrights © 2020