Jurnal Sasindo Unpam
Vol 9, No 2 (2021): Sasindo Unpam

EKSISTENSI PANTUN SEBAGAI DAMPAK EKOLOGIS DAN BENTUK TRADISI EKSPRESIF MASYARAKAT MELAYU: TINJAUAN ANTROPOLINGUISTIK

Nur Indah Yusari (Universitas Esa Unggu)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2021

Abstract

Tulisan ini membahas bagaimana eksistensi pantun sebagai dampak ekologis dan salah satu bentuk tradisi ekspresif masyarakat Melayu. Masalah dikaji menggunakan pendekatan antropolinguistik, yaitu dengan tiga parameter antropolinguistik, yaitu keterhubungan, kebernilaian, dan keberlanjutan sebuah tradisi lisan, termasuk pantun, sebagai media bahasa yang memadukan keseluruhan ekspresi linguistik bersama aspekaspek sosiokultural merupakan objek kajian. Kajian anropolinguistik dalam hal ini tidak hanya menjelaskan proses penggunaan bahasa secara liguistik, tetapi juga mengungkapkan nilai budaya tradisi lisan itu secara antropologis dalam mengkaji hubungan struktur teks dan konteks pantun yang dilatarbelakangi unsur-unsur budaya dalam kehidupan masyarakat Melayu. Dengan metode kualitatif deskriptif, tulisan ini menjabarkan diksi-diksi yang digunakan oleh masyarakat Melayu dalam pantun sebagai bentuk tradisi ekspresif. Berdasarkan pendekatan antropolinguistik, diketahui bahwa dalam eksistensinya, pantun sebagai tradisi ekspresif masyarakat Melayu mampu membentuk hukum keseimbangan alam dan keseimbangan hidup antar sesama manusia dalam komunitasnya.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

Sasindo

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal Sasindo Unpam merupakan media publikasi penelitian dan kajian pemikiran bidang Sastra, Linguistik, dan kegiatan lainnya yang relevan. Diterbitkan oleh Prodi Sastra Indonesia Universitas ...