This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sasindo Unpam
Nur Indah Yusari
Universitas Esa Unggu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EKSISTENSI PANTUN SEBAGAI DAMPAK EKOLOGIS DAN BENTUK TRADISI EKSPRESIF MASYARAKAT MELAYU: TINJAUAN ANTROPOLINGUISTIK Nur Indah Yusari
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 9, No 2 (2021): Sasindo Unpam
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i2.%p

Abstract

Tulisan ini membahas bagaimana eksistensi pantun sebagai dampak ekologis dan salah satu bentuk tradisi ekspresif masyarakat Melayu. Masalah dikaji menggunakan pendekatan antropolinguistik, yaitu dengan tiga parameter antropolinguistik, yaitu keterhubungan, kebernilaian, dan keberlanjutan sebuah tradisi lisan, termasuk pantun, sebagai media bahasa yang memadukan keseluruhan ekspresi linguistik bersama aspekaspek sosiokultural merupakan objek kajian. Kajian anropolinguistik dalam hal ini tidak hanya menjelaskan proses penggunaan bahasa secara liguistik, tetapi juga mengungkapkan nilai budaya tradisi lisan itu secara antropologis dalam mengkaji hubungan struktur teks dan konteks pantun yang dilatarbelakangi unsur-unsur budaya dalam kehidupan masyarakat Melayu. Dengan metode kualitatif deskriptif, tulisan ini menjabarkan diksi-diksi yang digunakan oleh masyarakat Melayu dalam pantun sebagai bentuk tradisi ekspresif. Berdasarkan pendekatan antropolinguistik, diketahui bahwa dalam eksistensinya, pantun sebagai tradisi ekspresif masyarakat Melayu mampu membentuk hukum keseimbangan alam dan keseimbangan hidup antar sesama manusia dalam komunitasnya.