Pelanggaran prinsip kesopanan menjelaskan tentang terjadinya peristiwa ketidaksopanan di dalam petuturan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk pelanggaran prinsip kesopanan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diambil dari pelanggaran maksim kesopanan yang digunakan oleh anggota grup WhatsApp remaja perumahan Pamulang Dua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran maksim kesopanan yang paling banyak dilakukan adalah pelanggaran maksim kesimpatian sebanyak 5 data, pelanggaran maksim penerimaan sebanyak 3 data, maksim kemurahan sebanyak 3 data, pelanggaran maksim kecocokan sebanyak 1 data, dan pelanggaran maksim kerendahan hati sebanyak 2 data. Berdasarkan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa pelanggaran maksim kesopanan yang tidak terdapat pada penelitian ini adalah pelanggaran maksim kebijaksanaan. Pelanggaran yang paling banyak dilakukan oleh anggota grup WhatsApp remaja perumahan Pamulang Dua adalah pelanggaran maksim kesimpatian, hal ini karena para penutur banyak melakukan tuturan yang mengandung unsur ketidaksimpatian di dalam tuturannya.
Copyrights © 2021