Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya peralihan lahan pertanian menjadi bendungan Jatigede yang menyebabkan masyarakat petani kehilangan lahan pertaniannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk- bentuk strategi adaptasi sosial ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat petani dalam mengstabilkan kondisi sosial ekonomi pasca pembangunan Waduk Jatigede. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi. Informan penelitian ini terdiri dari informan pokok yaitu masyarakat petani yang terkena dampak dan informan pangkal yaitu Kepala Desa Tarunajaya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi adaptasi sosial ekonomi yang dilakukan oleh OTD masyarakat petani terdiri dari strategi aktif, pasif dan jaringan sosial.
Copyrights © 2017