Setelah risiko–risiko yang mungkin terjadi diidentifikasi dan dianalisa, kontraktor akan mulai memformulasikan strategi penanganan risiko yang tepat. Strategi ini didasarkan kepada sifat dan dampak potensial/ konsekuensi dari risiko itu sendiri. Adapun tujuan dari strategi ini adalah untuk memindahkan dampak potensial risiko sebanyak mungkin dan meningkatkan kontrol terhadap risiko. Ada lima strategi alternatif untuk menangani risiko, yaitu : 1) Menghindari risiko, 2) Mencegah risiko dan mengurangi kerugian, 3) Meretensi risiko, 4) Mentransfer risiko, 5) Asuransi.
Copyrights © 2011