Kesetempatan merupakan aspek yang menjadikan bangunan mempunyai nilai-nilai historis dan makna yang bisa menjadikan pelajaran bagi generasi muda. Kesetempatan seringkali ditinggalkan oleh generasi saat ini yang cenderung mengedepankan kepraktisan. Masyarakat di Kabupaten Kapuas Kalteng masih menerapkan aspek kesetempatan dalam melakukan pembangunan. Tujuan penelitian adalah mengobservasi proses pembangunan oleh masyarakat dan menterjemahkan makna yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan kesetempatan menjadikan masyarakat mempunyai nilai lebih dalam menjalani kehidupan. Kesetempatan mengandung makna yang mendalam yang terkait dengan kehidupan masyarakat.
Copyrights © 2021