Abstrak Kawasan Perbatasan Darat Provinsi NTT yang meliputi Kabupaten Malaka, Kabupaten Belu, Kabupaten TTU dan Kabupaten Kupang. Berdasarkan data BPS NTT tahun 2016-2019 menunjukan pertumbuhan ekonomi pada keempat wilayah tersebut selalu mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui potensi perekonomian pada masing-masing daerah yang dapat mendorong peningkatan daya saing di Kawasan Perbatasan Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan adalah analisis LQ, Shift Share serta Tipologi Klassen. Hasil analisis menunjukan bahwa potensi ekonomi wilayah perbatasan darat Provinsi Nusa Tenggara Timur secara umum ada di sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib. Namun masing-masing wilayah tetap memiliki keunggulan yang berbeda-beda seperti Kabupaten Kupang unggul pada sektor penggalian dan pertambangan, Kabupaten TTU unggul pada sektor transportasi dan pergudangan, Kabupaten Belu unggul pada sektor perdagangan besar dan Kabupaten Malaka unggul pada sektor industri pengolahan. Masing-masing sektor unggulan harus mampu didorong sebagai leading sektor yang nantinya akan memberikan dampak pengganda bagi perekonomian wilayah. Kata Kunci : Potensi Ekonomi, Kawasan Perbatasan, Daya saing Abstract The land border area of NTT Province which includes Malacca Regency, Belu Regency, TTU Regency and Kupang Regency. Based on NTT BPS data for 2016-2019 shows economic growth that always increases from year to year. The purpose of this study is to determine the economic potential to increase competitiveness in the East Nusa Tenggara Border Area. The method used is the analysis of LQ, Shift Share and Klassen Typology. The results of the analysis show that the economic potential of the land border area of East Nusa Tenggara Province in general is in the government administration sector, defense and mandatory social security. However, each region still has different advantages such as Kupang Regency excels in the quarrying and mining sector, TTU Regency excels in the transportation and warehousing sector, Belu Regency excels in the wholesale trade sector and Malaka Regency excels in the manufacturing sector. Each sector must be able to be encouraged as a leading sector which will later have a multiplier impact on the regional economy. Keyword : Economic Potential, Border area, Competitiveness
Copyrights © 2021