Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara varians dari dua citra merek dan dimensi ekuitas merek sebelum dan sesudah M&A, terutama ketika pengakuisisi-dominan berafiliasi dengan citra merek yang lemah dan yang diakuisisi memiliki citra merek yang lebih kuat. Metodologi dikumpulkan dari 100 melalui random sampling dari platform survei internet di Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Pulau Jawa. Metodologi penelitian ini menggunakan hipotesis dua cara untuk mendapatkan hasil perbedaan kedua jenis data sebelum dan sesudah M&A terhadap dampak perubahan citra merek. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa citra merek konsumen perusahaan semen Indonesia secara keseluruhan khususnya di Jawa memiliki hubungan dan pengaruh terhadap perubahan merek semen sebelum M&A dan setelah M&A, dimana perbedaan tersebut berdampak pada penurunan produksi atau permintaan semen dengan merek baru. Namun hanya di Banten dan Jawa Barat tidak ada perbedaan produksi atau permintaan semen ketika terjadi perubahan merek sebelum M&A dan setelah M&A pada citra merek konsumen. Citra Merek konsumen semen di Banten dan Jawa Barat tidak berkorelasi dan sangat dipengaruhi oleh perubahan merek antara sebelum akuisisi dan setelah akuisisi.
Copyrights © 2021