Cermin Dunia Kedokteran
Vol 44, No 4 (2017): Optalmologi

Penyakit Leiner: Tinjauan Imunologi, Diagnosis, dan Penatalaksanaan

Angelina, Jessica (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2017

Abstract

Penyakit Leiner adalah penyakit langka yang dapat mengancam nyawa. Faktor penyebab seperti defisiensi sistem imun (faktor komplemen) dalam opsonisasi jamur, diikuti infeksi sekunder yang meluas ke seluruh tubuh. Penyakit Leiner didefinisikan sebagai dermatitis seboroik berat dan meluas, terjadi pada awal kehidupan dan memerlukan penanganan khusus. Penyakit Leiner memiliki gejala klinis khas yaitu eritema universalis dan skuama kasar di seluruh tubuh, disertai diare dan gagal tumbuh. Penatalaksanaan lini pertama meliputi pemberian cairan untuk menghindari dehidrasi, emolien, dan salep kortikosteroid potensi lemah.Leiner disease is a rare and life-threatening condition. The causes are multifactorial, such as immune system deficiency (complement factor) in yeast opsonization, followed by secondary infection. Leiner disease is defined as severe infantile seborrhoeic dermatitis. Clinical manifestation is generalized eritema and scaly patches, followed by diarrhoea and failure to thrive. First-line therapy should include rehydration, emollients and topical low potential corticosteroid. 

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...