Teknologi bayi tabung memberikan peluang kepada para pasangan yang mengalami hambatan melakukan pembuahan alami untuk mendapatkan keturunan yang sehat dan berasal dari benih mereka. PGD (Pre-implantation Genetic Diagnosis) merupakan teknik skrining genetik embrio yang akan ditanam pada teknologi reproduksi bayi tabung. Dengan teknik ini dapat diketahui jenis kelamin dan kelainan genetik yang mungkin terjadi pada embrio, sehingga dapat menghindari kemungkinan implantasi embrio cacat. Dalam perkembangannya, PGD berpotensi menimbulkan masalah etika seperti seleksi embrio, sex selection, savior siblings, dan eugenika. Regulasi dan telaah mendalam oleh pakar dari berbagai disiplin ilmu diperlukan agar tidak menimbulkan masalah etika dan hukum di masa depan. Faktor psikologi sebaiknya juga dipertimbangkan dalam membahas masalah PGD.In vitro fertilization (IVF) gives an opportunity for couples who have barriers to natural conception. PGD (Pre-implantation Genetic Diagnosis) is a technique for embryos genetic screening. This technique can screen sex and genetic abnormalities to avoid the implantation of defective embryos. However, PGD can potentially raises ethical issues such as the embryos deselection, sex selection, savior siblings, and eugenics. Regulation and further studies from various disciplines are needed to prevent potential ethical and legal problems. Psychological factors should be also be considered.
Copyrights © 2015