Demam reumatik akut dan penyakit jantung reumatik merupakan penyebab terbanyak penyakit jantung yang didapat. Prevalensi penyakit jantung reumatik masih cukup tinggi di negara berkembang seperti Indonesia. Upaya pencegahan primer dan sekunder sangat penting untuk menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit jantung reumatik di Indonesia. Efektivitas pencegahan dengan pemberian antibiotik ditentukan oleh pengenalan penyakit, pemilihan agen yang tepat, dan kepatuhan pasien. Karena waktu pengobatan yang lama, kepatuhan pasien adalah faktor penting keberhasilan. Edukasi dapat meningkatkan kepatuhan pasien.Acute rheumatic fever and rheumatic heart disease are leading cause of acquired heart disease. Prevalence of rheumatic heart disease is sufficiently high in developing countries including Indonesia. Primary and secondary prevention are very important to reduce morbidity and mortality caused by rheumatic heart disease. Efficacy of antimicrobial prophylaxis depends on recognition of disease, selection of appropriate agent, and patient's compliance to medication. As it needs long duration of prophylaxis, compliance is important to achieve success. Education can improve patient's adherence.
Copyrights © 2014