Cermin Dunia Kedokteran
Vol 43, No 10 (2016): Anti-aging

Anisometropia

Saputera, Monica Djaja (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2016

Abstract

Anisometropia merupakan gangguan penglihatan akibat perbedaan kekuatan refraksi antara mata kanan dan kiri lebih dari 1.00 D. Angka kejadian anisometropia disertai amblyopia adalah 47.6%, sedangkan angka kejadian anisometropia disertai strabismus adalah sebesar 9.5%. Deteksi dini anisometropia adalah pemeriksaan tajam penglihatan, uji aniseikonia, Worth four dots test, Hirschberg test, dan cover and uncover test. Sedangkan penanganan anisometropia adalah penggunaan lensa kacamata, lensa kontak, dan pembedahan.Anisometropia is due to more than 1.00 D difference in refractive power between right and left eye ; 47.6% anisometropia cases are accompanied by amblyopia, while 9.5% are accompanied by strabismus.Early detection of anisometropia is eyesight examination, aniseikonia test, Worth four dots tests, Hirschberg test, and cover and uncover test. Anisometropia is treted with lens glasses, contact lenses, and surgery.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...