Cermin Dunia Kedokteran
Vol 44, No 2 (2017): Neurologi

Patomekanisme Akupunktur Analgesia

Wibisono, Yusuf (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Feb 2017

Abstract

Akupunktur telah dipraktikkan selama lebih dari 2000 tahun di Cina dan Jepang, termasuk sebagai salah satu pilihan terapi penghilang nyeri; akupunktur baru diterima sepenuhnya sebagai suatu terapi secara ilmiah pada ilmu kedokteran Barat sekitar tahun 1980-an. Akupunktur sebagai modalitas terapi nyeri dapat dijelaskan melalui berbagai mekanisme, yaitu mekanisme segmental medula spinalis, mekanisme sistem serotonergik, mekanisme sistem noradrenergik, dan kontrol inhibisi impuls noksius yang menyebar (diffuse noxious inhibitory controls/DNIC).Acupuncture has been practiced in China and Japan since more than 2000BC for many kind of symptoms including pain, and fully accepted scientifically as treatment in western medicine in 1980s. Four mechanisms underlying the analgesic effect of acupuncture are spinal segmental mechanism, noradrenergic mechanism, serotonergic mechanism, and diffuse noxious inhibitory controls/DNIC mechanism.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...