Cermin Dunia Kedokteran
Vol 42, No 12 (2015): Dermatologi

Melanoma Maligna

Tansil Tan, Sukmawati (Unknown)
Dewi, Isabella Puspa (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2015

Abstract

Melanoma maligna merupakan penyebab 75% kematian semua kasus kanker kulit. Risiko melanoma maligna meningkat pada orang yang memiliki banyak tahi lalat atau mempunyai riwayat keluarga yang menderita penyakit tersebut. Istilah ABCDE digunakan untuk mempermudah pengenalan gejala klinis : A untuk asymmetry, B untuk border irregularity, C untuk color variation, D untuk diameter, dan E untuk evolution. Semua lesi berpigmen yang diduga melanoma maligna harus dibiopsi. Metode biopsi yang direkomendasikan adalah biopsi eksisi. Diagnosis dini diikuti pembedahan merupakan tindakan yang tepat. Deteksi dini sangat penting untuk menemukan lesi yang masih belum terlalu dalam, sehingga dapat meningkatkan harapan hidup pasien.Malignant melanoma is responsible for approximately 75 percent of all deaths from skin cancer. Persons with an increased number of moles or a family history of the disease are at increased risk. ABCDE mnemonic, which comprises asymmetry, border irregularities, color variation, diameter, and evolution can assist the evaluation of potential melanomas. Biopsy should be done on any suspicious pigmented lesion, the recommended method is excisional biopsy. Surgery remains the mainstay of melanoma therapy at all sites. Early detection can increase survival rate. Early diagnosis combined with appropriate surgical therapy is currently the only curative treatment.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...