Cermin Dunia Kedokteran
Vol 44, No 5 (2017): Gastrointestinal

Diagnosis dan Tata Laksana Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) di Pusat Pelayanan Kesehatan Primer

Saputera, Monica Djaja (Unknown)
Budianto, Widi (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 May 2017

Abstract

Diagnosis GERD di pusat pelayanan kesehatan primer ditegakkan berdasarkan gejala klinis berupa heart burn, regurgitasi, dan tes PPI. Terapi awal adalah PPI dosis tunggal selama 8 minggu, dilanjutkan PPI dosis ganda selama 4 – 8 minggu jika keluhan tidak membaik. Obat lain yang juga digunakan adalah antagonis reseptor H2, antasida, dan prokinetik (antagonis dopamin dan antagonis reseptor serotonin).Diagnosis of GERD in primary health care service is confirmed by clinical symptoms of heart burn, regurgitation and PPI test. Initial therapy is a once-daily PPI for 8 weeks, continued if necessary with double dose PPI for 4-8 weeks. Alternative drugs are H2 antagonist receptor, antacid, and prokinetic (serotonin receptor antagonist and dopamine antagonist).

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...