Di tengah kasus pandemi virus corona dan adanya imbauan stay at home dari pemerintah banyak dampak yang ditimbulkan. Dampak yang ditimbulkan seperti kerja hingga belajar saat ini dikerjakan dari rumah yang dikenal dengan istilah WFH (Work From Home). Dampak lain adalah ganngguan kecemasan yang timbul akibat virus corona yang tidak kunjung selesai, salah satunya yang terdampak adalah mahasiswa. Faktor yang dapat menimbulkan gangguan kecemasan pada mahasiswa yakni faktor kesulitan ekonomi. Karena di tengah pandemi ini, banyak penghasilan dalam keluarga yang hilang, yang membuat berkurangnya uang saku, sedangkan di satu sisi mahasiswa masih terus mengandalkan penghasilan dari orangtuanya. Untuk mengurangi kecemasan mahasiswa maka salah satu jalan yang dapat dilakukan adalah alternatif wirausaha pembuatan sabun cair dengan memanfaatkan tanaman obat lahan gambut khas Kalimantan Tengah yakni tanaman Galam (Melalauca leucadendron Linn.) sebagai pengharum dan Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa) sebagai pewarna dalam pembuatan sabun cair dan sebagai khalayak sasaran dari kegiatan ini adalah mahasiswa. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan dari pelaksanaan program pengabdian pada masyarakat ini yaitu : (1) Meningkatkan wawasan mitra mengenai teknik pencegahan penularan virus corona melalui penyuluhan tentang pentingnya melakukan pencegahan penularan dengan mencuci tangan memakai sabun; (2) Peningkatan keterampilan berwirausaha bagi mitra, yakni usaha pembuatan sabun di tengah pandemic Covid-19; (3) Meningkatkan keterampilan cara mengekstraksi bahan aktif pada tanaman lokal untuk digunakan sebagai campuran dalam pembuatan sediaan sabun cair; (4) Meningkatkan keterampilan membuat sabun cair dengan memanfaatkan campuran ekstrak tanaman lokal yang berfungsi sebagai pengharum dan pewarna.
Copyrights © 2021