Kota Batam adalah salah satu kota besar yang masih saja mengalami banjir. Penyebab permasalahan banjir yang melanda kota Batam ini merupakan hal yang tipikal pada beberapa wilayah di kota Batam, yaitu alih fungsi lahan yang terjadi dalam kurun waktu yang sangat cepat dimana pembangunan yang masih terus dilakukan, di beberapa wilayah kota Batam saluran yang sudah ada tidak mampu menampung air limpasan hujan. Salah satu contohnya yaitu di Simpang Raya Indah, Jalan Jendral Sudirman, Sei Beduk, Muka Kuning, Batam. Adapun tujuan penelitian ini adalah menganalisis kapasitas daya tampung saluran yang ada di Simpang Raya Indah, Jalan Jendral Sudirman untuk mengetahui penyebab terjadinya genangan dengan cara membandingkan hasil perhitungan debit rencana dengan daya tamping debit saluran yang ada. Dalam pelaksanaannya diperlukan pengumpulan data berupa curah hujan harian maksimum, dimensi daluran, kemiringan saluran, panjang lintasan saluran. Dari hasil perhitungan yang diperoleh setelah melakukan perhitungan menunjukkan bahwa perbedaan debit antara limpasan yang terjadi dan eksisting, sehingga beberapa saluran tidak mampu lagi mengalirkan air hujan tinggi. Dimana kapasitas saluran drainase A2 Q eksisting (1,627 m³/det) < Q rasional (1,930 m³/det), B1 Q eksisting (1,416 m³/det) < Q rasional (1,914 m³/det), B2 Q eksisting (1,234 m³/det) < Q rasional (2,065 m³/det), C1 Q eksisting (1,547 m³/det) < Q rasional (1,950 m³/det).
Copyrights © 2021