This Author published in this journals
All Journal SIGMA TEKNIKA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS NERACA AIR DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) TIBAN LAMA (STUDI KASUS: WADUK DURIANGKANG DI KOTA BATAM) Harry Kurniawan; Nadia Khaira Ardi; Kuswanto Kuswanto
SIGMA TEKNIKA Vol 5, No 1 (2022): SIGMATEKNIKA, VOL. 5, N0. 1, JUNI 2022
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v5i1.4136

Abstract

ABSTRAK Waduk Duriangkang merupakan salah satu waduk terletak di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tiban Lama Kota Batam terus mengalami penyusutan ketersediaan air baku. Hasil penelitian ini bertujuan untuk memperoleh berapa besar ketersediaan air, debit andalan dan status neraca air di Waduk Duriangkang. Metode pelaksanaan penelitian menggunakan metode pendekatan secara kuantitatif. Analisis debit andalan menggunakan metode FJ. Mock untuk acuan probabilitas yang digunakan sesuai Permen PUPR Nomor 27/PRT/M/2015 tentang Bendungan dan menurut dokumen Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Berdasarkan hasil analisis ketersediaan air dan debit andalan di Waduk Duriangkang diperoleh hasil rata-rata tahunan di tahun basah (Q35%) sebesar 5,76 m3/detik, tahun normal (Q50%) sebesar 4,32 m3/detik dan pada tahun kering (Q65%) sebesar 3,25 m3/detik, sedangkan hasil analisis neraca air dari kebutuhan air bersih baik domestik maupun non domestik di Kota Batam sebesar 2.500 liter/detik, maka pada kondisi tahun basah diperoleh pada level Surplus setiap bulannya dengan ketersediaan air rata-rata bulanan sebesar 5.762,56 liter/detik. Pada kondisi tahun normal diperoleh pada level Surplus setiap bulannya dengan ketersediaan air rata-rata bulanan sebesar 4.315,16 liter/detik. Pada kondisi tahun kering terjadi Defisit di bulan September sebesar -517,04 liter/detik, sedangkan di bulan lainnya tetap berada pada level Surplus ketersediaan air rata-rata bulanan sebesar 3.249,82 liter/detik. Kata kunci: Waduk; Duriangkang; Neraca; Air; FJ. Mock. ABSTRACTDuriangkang Reservoir is one of the reservoirs located in the Tiban Lama Watershed of Batam City, which continues to experience a decrease in the availability of water. This study aims to determine the amount of water availability, calculate the mainstay discharge and water balance in the Duriangkang Reservoir. The research implementation method uses a quantitative approach method. The mainstay discharge analysis uses the FJ. Mock method periodically concerning the probability used according to the Minister of Public Works and Public Housing Number 27/PRT/M/2015 concerning Dams and according to documents from the Meteorology, Climatology and Geophysics Agency (BMKG). Based on the results of the analysis of water availability and reliable discharge in the Duriangkang Reservoir, the annual average yield in the wet year (Q35%) is 5,76 m3/s, the normal year (Q50%) is 4,32 m3/s, and in the dry year (Q65%) of 3,25 m3/s, while the results of the analysis of the water balance of both domestic and non-domestic clean water needs in Batam City are 2.500 l/s, then in wet year conditions, it is obtained at the Surflus level every month with an average monthly water availability of 5.762,56 l/s. In normal year conditions, it is found at the Surflus level every month with an average monthly water availability of 4.315,16 l/s. In dry year conditions, there was a Deficit in September of -517,04 l/s, while in other months it remained at the Surflus level of water availability with a monthly average of 3,249.82 l/s.Keywords: Duriangkang; Reservoir; Water Balance; FJ. Mock.
EVALUASI KINERJA DAN PENYUSUNAN ANGKA KEBUTUHAN NYATA OPERASI DAN PEMELIHARAAN EMBUNG PULAU DOMPAK DI KOTA TANJUNGPINANG, KEPULAUAN RIAU Nadia Khaira Ardi; Harry Kurniawan; Suhendika Suhendika
SIGMA TEKNIKA Vol 3, No 2 (2020): SIGMA TEKNIKA, VOL.3 NO.2, NOVEMBER 2020
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v3i2.3147

Abstract

Embung pulau dompak terletak di wilayah Pulau Dompak Kelurahan Dompak Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Pada embung pulau dompak terdapat kerusakan pada bagian hulu kolam empat, sehinga terjadi kebocoran pada bagian hilir, serta pada kolam 1 terdapat sedimentasi yang sudah banyak, sehingga menurunnya daya tampungan pada kolam. Oleh karena penulis bertujuan  meneliti masalah apa saja yang terdapat pada Embung Pulau Dompak, dan menghitung angka kebutuhan nyata operasi dan pemeliharaan embung. Awal yang dilaksankan yaitu mengumpul data eksisting. Selanjutnya adalah melakukan survey dan inventarisasi bangunan kemudian penilain kinerja terhadap bangunan. Hasil dari penilaian kinerja Embung Pulau Dompak untuk penilaian aspek fisik didapatkan nilainya 56,00% dengan kriterian kinerja cukup, pada penilaian aspek operasi dan pemliharaan nilai kinerja yang didapat yaitu 45,00% dengan kriteria buruk, pada penilaian aspek sistem keamanan dan lingkungan 44,16% dengan kriteria buruk, dan penilaian pada aspek kelembagaan yaitu 35,53% dengan kriteria buruk. Terakhir dari studi ini yaitu menganalisa Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan Embung Pulau Dompak. Berdasarkan hasil penelitian di Embung Pulau Dompak jumlah biaya untuk Operasi dan Pemeliharaan Embung yaitu sebesar Rp. 668,098,000.00 (Enam Ratus Enam Puluh Delapan Juta Sembilan puluh Delapan Ribu Rupiah).
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB GENANGAN BANJIR PADA BADAN JALAN (STUDI KASUS : SIMPANG RAYA INDAH, JALAN JENDRAL SUDIRMAN, MUKA KUNING, SEI BEDUK BATAM) Harry Kurniawan; Nadia Khaira Ardi; Chairil Anwar
SIGMA TEKNIKA Vol 4, No 1 (2021): SIGMATEKNIKA, Vol. 4, N0. 1, Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v4i1.3224

Abstract

Kota Batam adalah salah satu kota besar yang masih saja mengalami banjir. Penyebab permasalahan banjir yang melanda kota Batam ini merupakan hal yang tipikal pada beberapa wilayah di kota Batam, yaitu alih fungsi lahan yang terjadi dalam kurun waktu yang sangat cepat dimana pembangunan yang masih terus dilakukan, di beberapa wilayah kota Batam saluran yang sudah ada tidak mampu menampung air limpasan hujan. Salah satu contohnya yaitu di Simpang Raya Indah, Jalan Jendral Sudirman, Sei Beduk, Muka Kuning, Batam. Adapun tujuan penelitian ini adalah menganalisis kapasitas daya tampung saluran yang ada di Simpang Raya Indah, Jalan Jendral Sudirman untuk mengetahui penyebab terjadinya genangan dengan cara membandingkan hasil perhitungan debit rencana dengan daya tamping debit saluran yang ada. Dalam pelaksanaannya diperlukan pengumpulan data berupa curah hujan harian maksimum, dimensi daluran, kemiringan saluran, panjang lintasan saluran. Dari hasil perhitungan yang diperoleh setelah melakukan perhitungan menunjukkan bahwa perbedaan debit antara limpasan yang terjadi dan eksisting, sehingga beberapa saluran tidak mampu lagi mengalirkan air hujan tinggi. Dimana kapasitas saluran drainase A2 Q eksisting (1,627 m³/det) < Q rasional (1,930 m³/det), B1 Q eksisting (1,416 m³/det) < Q rasional (1,914 m³/det), B2 Q eksisting (1,234 m³/det) < Q rasional (2,065 m³/det), C1 Q eksisting (1,547 m³/det) < Q rasional (1,950 m³/det).