Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Vol 7, No 2 (2009)

PLURALISME AGAMA DAN MASA DEPAN ISLAM

Hamidi Ilhami (dosen Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari, sedang menyelesaikan studi pada Program S.3 pada IAIN Sunan Kalijaga)



Article Info

Publish Date
19 Aug 2009

Abstract

Pluralisme atau keanekaragaman atau perbedaan merupakan kehendak Tuhan dalam mencipta, fitrah kemanusiaan dan hukum alam yang dibuktikan oleh perbedaan budaya, bahasa, tradisi dan lingkungan manusia itu sendiri. Jadi, pluralisme tidak mungkin dihapus, karena ia bagian dari kehidupan manusia. Oleh karena itulah, Islam –melalui pemeluknya– harus mampu memaknai pluralisme, sehingga Islam benar-benar menjadi rahmatan lil 'alamin, di antaranya adalah dengan memahami Alquran secara objektif, seperti menempatkan secara proporsional ayat-ayat yang mengandung ambivalensi antara pro dan anti-pluralisme; memaknai perbedaan sebagai tantangan untuk saling kerja sama; agama memang berbeda, tapi tujuannya sama, yaitu sama-sama mencari keselamatan dan kebahagian; dan bahwa agama-agama sesungguhnya memiliki hubungan genitis yang saling mendukung, terbukti pengakuan Alquran tentang adanya para nabi sebelum nabi Muhammad.

Copyrights © 2009






Journal Info

Abbrev

khazanah

Publisher

Subject

Arts Humanities Social Sciences

Description

Khazanah : Jurnal Studi Islam dan Humaniora ISSN 0215-837X and E-ISSN 2460-7606 is peer-reviewed national journal published biannually by the State Islamic University (UIN) of Antasari Banjarmasin. The journal is published biannually in June and ...