Pertumbuhan ekonomi syariah merupakan salah satu indikator pertumbuhan ekonomi suatu negara, tidak terkecuali bagi pertumbuhan industri halal. Saat ini pandemi berampak buruk terhadap perekonomian, namun ini justru menarik banyak industri halal untuk berinovasi dan memperbaiki mutu produknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah variabel-variabel persepsi kualitas produk, nilai produk dan gaya hidup mempengaruhi minat produk bersertifikat halal. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuisioner kepada 232 responden, dengan kriteria sampel generasi milenial berusia di bawah 30 tahun berdomisili di wilayah DKI Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan: secara parsial hanya variabel persepsi kualitas produk dan gaya hidup yang memiliki pengaruh secara positif dan signifikan terhadap sertifikat halal. Sedangkan hipotesis tiga tidak terbukti karena variabel persepsi nilai produk tidak menunjukkan pengaruh terhadap sertifikat halal. Secara simultan variabel persepsi kualitas produk, persepsi nilai produk dan gaya hidup memiliki pengaruh signifikan terhadap sertifikat halal.
Copyrights © 2022