Artikel ini meneliti tentang kepuasan dari pemenuhan kebutuhan pokok setiap rumah tangga, meskipun dengan latar belakang penghasilan yang berbeda dan juga bentuk dari kebutuhan pokok yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dan juga kuesioner online mengingat adanya Pandemi Covid 19 yang sedang melanda Indonesia. Setelah dilakukan penelitian dengan perantara koesioner untuk para responden, maka Hasil dari kuesioner menunjukkan rata- rata masyarakat telah puas dan telah setuju akan penghasilan yang dapat mencukupi kebutuhan pokoknya misalnya makan 3 sehari dengan lauk yang cukup. Hal itu menunjukkan bahwa dalam teori islam tidak boleh berlebih- lebihan dalam makan karna Allah tidak menyukai yang berlebihan. Menurut Abdul Mannan sikap tidak berlebih-lebihan dan mengutamakan kepentingan orang lain adalah yang paling penting yang diartikan secara luas. Penelitian mengambil 5 responden dengan latar belakang dan penghasilan yang berbeda, dari data tersebut beberapa masyarakat yang bekerja dengan penghasilan yang cukup dia setuju bahwa penghasilan responden akan mencukupi sampai yang akan datang tanpa ada tambahan penghasilan yang lain, sedangkan responden yang berpenghasilan kurang , berpendapat netral bahkan kurang setuju akan mencukupi kebutuhan yang akan datang tanpa ada tambahan yang lain.
Copyrights © 2020