Laela Agus Setyaningsih
IAIN PONOROGO

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran dan Dampak BMT Terhadap Usaha Mikro di Masa Pandemi Covid-19 Laela Agus Setyaningsih; Iza Hanifuddin Hanifuddin
ASSET: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 4, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/asset.v4i2.4312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan dampak BMT terhadap usaha mikro di masa pandemi covid-19, ditinjau dari peran dan juga dampak yang sudah disurvei dan didata. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, pengambilan informasi dilakukan dengan cara observasi dengan beberapa referensi yang dijadikan sebagai panutan. Hasil analisis yang dapat disimpulkan adalah meskipun sudah ada BMT dalam mengatasi kesulitan keuangan di era pandemi, banyak juga kekurangan dan resiko yang harus diambil untuk menjalankan kegiatan BMT. Peran BMT dalam mendukung keuangan masa pandemi perlu diapresiasi dengan tetap menjalankan hukum syariat islam yang berlaku. Pada resiko pembiayaan terdapat tiga jenis resiko pembiayaan yang dihadapi oleh LKMS yaitu, Peningkatan pembiayaan bermasalah karena penurunan penghasilan akibat masyarakat tidak dapat bekerja normal, baik UMKM maupun karyawan. Resiko Reputasi, terdapat dua jenis resiko reputasi yang dihadapi oleh LKMS yaitu potensi tidak terpenuhinya beberapa ketentuan lembaga keuangan mikro terutama komitmen target realisasi penerapan ketentuan yang memiliki deadline dalam periode waktu 2020-2021 atau yang terkait.Kata Kunci : BMT, Covid-19, Ekonomi, Usaha Mikro
Analisis Perilaku Konsumen, Produsen dan Pasar Islam pada Masyarakat Laela Agus Setyaningsih
ASSET: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 3, No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/asset.v3i2.3018

Abstract

Artikel ini meneliti tentang kepuasan dari pemenuhan kebutuhan pokok setiap rumah tangga, meskipun dengan latar belakang penghasilan yang berbeda dan juga bentuk dari kebutuhan pokok yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dan juga kuesioner online mengingat adanya Pandemi Covid 19 yang sedang melanda Indonesia. Setelah dilakukan penelitian dengan perantara koesioner untuk para responden, maka Hasil dari kuesioner menunjukkan rata- rata masyarakat telah puas dan telah setuju akan penghasilan yang dapat mencukupi kebutuhan pokoknya misalnya makan 3 sehari dengan lauk yang cukup. Hal itu menunjukkan bahwa dalam teori islam tidak boleh berlebih- lebihan dalam makan karna Allah tidak menyukai yang berlebihan. Menurut Abdul Mannan sikap tidak berlebih-lebihan dan mengutamakan kepentingan orang lain adalah yang paling penting yang diartikan secara luas. Penelitian mengambil 5 responden dengan latar belakang dan penghasilan yang berbeda, dari data tersebut beberapa masyarakat yang bekerja dengan penghasilan yang cukup dia setuju bahwa penghasilan responden akan mencukupi sampai yang akan datang tanpa ada tambahan penghasilan yang lain, sedangkan responden yang berpenghasilan kurang , berpendapat netral bahkan kurang setuju akan mencukupi kebutuhan yang akan datang tanpa ada tambahan yang lain.