Prima JODS
Vol. 4 No. 1 (2021): Edisi April

Kombinasi ekstrak daun salam (Eugenia polyantha wight) dengan daun mint (Mentha piperita) sebagai antiseptik pada pengguna ortodonti cekat

Idamawati Nababan (Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi dan Fakultas Kesehatan Universitas Prima Indonesia)
Molek Molek (Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi dan Fakultas Kesehatan Universitas Prima Indonesia)
Novelya Novelya (Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan Universitas Prima Indonesia)
Ribhi Dwi Aufa (Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi dan Ilmu Kesehatan Universitas Prima Indonesia)
M. Diffa Satrya (Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi dan Fakultas Kesehatan Universitas Prima Indonesia)
Monica Silaen (Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi dan Fakultas Kesehatan Universitas Prima Indonesia)
Ananda Kasuma (Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi dan Fakultas Kesehatan Universitas Prima Indonesia)



Article Info

Publish Date
11 Mar 2021

Abstract

Pengguna ortodonti cekat beresiko mengalami karies dan bau mulut (halitosis). Untuk meminimalkan terbentuknya bakteri penyebab halitosis dan plak, diantaranya dengan cara menggunakan obat kumur berbahan alami. Tujuan dari penelitian ini mengetahui kombinasi ekstrak daun salam (Eugenisa polyantha wight) dengan daun mint (Mentha piperita) berpengaruh sebagai antiseptik pada pengguna ortodonti cekat. Penelitian ini merupakan quasi eksperimental dengan prettest and posttest with control group. Sampel adalah pengguna ortodonti cekat sebanyak 20 sampel yang dibagi menjadi dua kelompok. Pengukuran skor plak berdasarkan kriteria Loe and Sillness, sedangkan skor VSC diukur dengan alat breathtron II. Kemudian, dianalisis data menggunakan uji statistik paired t test dan independent t test. Rata-rata skor plak sampel pra dan pasca berkumur pada kelompok perlakuan adalah 2,0±0,47 dan 0,1±0,32. Rerata skor plak sampel sebelum dan sesudah berkumur pada kelompok kontrol adalah 2,3±0,5 dan 1,2±0,6. Rerata skor VSC pra dan pasca berkumur pada kelompok perlakuan adalah 124,0±28,75 ppb dan 54,5±27,13 ppb. Rerata skor VSC pra dan pasca berkumur pada perlakuan kontrol yaitu 132,0±23,00 ppb dan 97,0±16,36 ppb. Hasil paired t test menunjukkan bahwasanya terdapat pengaruh signifikan terhadap kombinasi ekstrak daun salam dengan daun mint dan klorheksidin terhadap VSC. Dari hasil independent t test dinyatakan bahwa ada efektivitas yang signifikan kombinasi ekstrak daun salam dengan daun mint sebagai antiseptik pada pengguna ortodonti cekat.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

PrimaJODS

Publisher

Subject

Dentistry

Description

Prima Jods merupakan kumpulan jurnal yang dikelola oleh fakultas kedokteran gigi Universitas Prima Indonesia yang mencakup bidang obat gigi termasuk dalam perawatan gigi dan mulut, kebijakan publik, sistem Fakultas Ke dok teran gigi, analisa gigi, analisa mulut, analisa ...