Bayi memerlukan pemantauan ketat dan perawatan yang dapat meningkatkan kesempatan menjalani masa transisi yang baik terhadap kehidupannya di luar uterus. Salah satunya perawatan tali pusat. Tali pusat dapat merupakan pintu masuk bagi infeksi ke tubuh bayi.Tingginya angka kematian bayi antara lain disebabkan asfiksia, BBLR, infeksi tali pusat (Tetanus neonatorum), congenital, dan lain-lain. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah perbedaanantara perawatan tali pusat terbuka dan perawatan tali pusat tertutup tentang efektifitas pelepasan tali pusat di BPM Nila Pangkep.Penelitian ini metode eksperimenmenggunakan desain non equivalent time sampel design dengan pendekatan sampling systematis, penelitian ini memiliki jumlah responden 33 bayi dengan tekhnik pengambilan probability sampling. Data dalam penelitian ini didapat dengan melakukan pengamatan dan intervensi langsung pada setiap responden.Hasil penelitian dengananalisis data yang digunakan adalah Uji T (Indepedent samples test) dengan tingkat kemaknaan α = 0.05 jika p α 0.05 artinya terdapat pengaruh perawatan tali pusat terbuka dan perawatan tali pusat tertutup tentang efektifitas pelepasan tali pusat atau perawatan dengan teknik terbuka lebih cepat waktu pelepasan tali pusatnya dibandingkan dengan perawatan teknik tertutup.
Copyrights © 2021