Artikel ini membahas fungsi tradisi Mepajar pada upacara Pedatengan di Pura Batur Sumerta. Tradisi ini merupakan bagian dari seni sakral yaitu Tari Wali, yang biasanya dibawakan setiap Piodalan Ageng di Pura Batur Sumerta. Piodalan di Pura Batur jatuh pada hari Rabu, Buda Wage Wuku Langkir. Studi ini dirancang dengan pendekatan kualitatif, pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dan studi dokumen. Analisis dilakukan secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis dapat dijelaskan bahwa tradisi Mepajar di Pura Batur Sumerta memiliki fungsi yang sangat penting, yaitu: (a), berfungsi sebagai persembahan kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa dan para dewa yang bersemayam di Pura Batur Sumerta, (b) melayani sebagai sarana penguatan sistem sosial kemasyarakatan, sehingga menimbulkan rasa kebersamaan antar masyarakat.
Copyrights © 2021