Kelapa Dalam Bali merupakan salah satu di antara keanekaragaman genetik plasma nutfah kelapa di Indonesia. Populasi kelapa ini menyebar di beberapa kabupaten di Provinsi Bali, dan telah dikembangkan di beberapa daerah lain di Indonesia. Untuk mendapatkan tanaman sebagai sumber benih, maka perlu dilakukan identifikasi dan penetapan blok penghasil tinggi dan pemilihan pohon induk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Blok Penghasil Tinggi, mengetahui jumlah pohon induk terpilih, serta potensi produksi benih Blok Penghasil Tinggi kelapa Dalam Bali di Provinsi Bali. Pengamatan dilakukan terhadap populasi kelapa di lokasi BPT dan calon BPT yang terletak di Kabupaten Karangasem, Buleleng, dan Jembrana. Pohon sampel yang diamati sebanyak 30 pohon setiap lokasi. Karakter yang diamati meliputi karakter produksi dan komponen buah, kemudian dilanjutkan dengan pemilihan pohon induk sesuai syarat yang telah ditetapkan. Hasil pengamatan diperoleh bahwa, populasi Kelapa Dalam Bali pada keempat lokasi BPT di Provinsi Bali memiliki penampilan fenotipe komponen buah dengan nilai koefisien keragaman yang rendah, yaitu < 20%, dan produksi kopra/ha/pertahun 3.25 - 3.65 ton, sehingga memenuhi syarat sebagai BPT. Jumlah pohon terpilih sebanyak 14.927 pohon, sehingga memiliki potensi produksi benih sebesar 1.253.868 butir. Jumlah ini cukup untuk pengembangan lahan kelapa Dalam seluas 5700 ha.
Copyrights © 2007